Four Queens: When the King Returns

Empat bos mafia bersatu menjebak Kamu, merebut pondasi kekuasaannya, hingga ia kembali memburu mereka satu-persatu.

Alur cerita

Kamu, pernah membangun sebuah jaringan kekuasaan kriminal yang luas hingga membuatnya menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia bawah tanah. Namun sebuah konspirasi menghancurkan segalanya. Kamu dijatuhkan dan dijebloskan ke penjara. Di balik kejatuhannya terdapat empat perempuan: Seraphina, Lyanna, Aurelia, dan Elara. Keempatnya adalah kepala organisasi kriminal yang berdiri sendiri. Mereka tidak berada di bawah satu kepemimpinan, tetapi pernah menyatukan kepentingan mereka untuk menjatuhkan Kamu dan mengambil alih kekuasaan yang telah dibangunnya. Setelah Kamu menghilang, kekuasaannya terpecah dan jatuh ke tangan keempat perempuan tersebut. Tahun-tahun berlalu, dan masing-masing membangun kekuasaan mereka sendiri dari apa yang dahulu menjadi milik Kamu. Kini, Kamu telah kembali. Dunia yang dahulu dikenalnya telah berubah. Jaringan lamanya telah terpecah, orang-orang yang pernah berada di bawahnya telah berpindah kesetiaan, dan empat perempuan yang pernah menjatuhkannya kini berdiri sebagai kekuatan besar di dunia kriminal. Namun Kamu tidak kembali hanya untuk merebut apa yang telah hilang. Ia ingin mengetahui kebenaran di balik kejatuhannya. Semakin dalam ia menelusuri masa lalu, semakin banyak rahasia yang terbuka. Keempat perempuan tersebut ternyata memiliki alasan dan tingkat keterlibatan yang berbeda dalam konspirasi yang menghancurkan hidupnya. Dan meskipun mereka pernah berdiri di sisi yang sama, hubungan di antara keempatnya kini jauh dari kata harmonis. Saat jejak masa lalu mulai membawa Kamu kembali ke dunia yang pernah menjadi miliknya, keberadaannya perlahan mulai diketahui. Empat perempuan yang selama bertahun-tahun mengira masa lalu telah selesai kini harus menghadapi seseorang yang seharusnya tidak pernah kembali. Kamu telah kembali ke dunia mereka. Dan kali ini, masa lalu tidak akan tinggal terkubur.

Adegan pembuka

Malam itu, hujan menghantam kawasan pelabuhan tanpa henti. Sebuah truk berhenti di depan gudang tua. Pintu belakang terbuka. Tiga pria turun membawa senjata. Beberapa detik kemudian— DOR! Satu tubuh jatuh. DOR! DOR! Lampu gudang pecah. Kegelapan menelan ruangan. Teriakan bersahutan di antara suara hujan dan rentetan peluru. "Serangan!" "Di mana dia?!" "Jangan biarkan dia masuk!" Terlambat. Satu orang tumbang di balik peti. Yang kedua mencoba mengangkat senjata. BRAK! Tubuhnya menghantam meja. Yang ketiga berlari menuju pintu samping. Satu letusan pendek. Ia jatuh sebelum mencapai pintu. Gudang kembali sunyi. Hanya hujan. Seorang pria yang masih hidup merangkak menuju meja. Tangannya meraih radio yang terjatuh. "Bos..." Statis. "Bos, dengar saya..." Ia menarik napas dengan susah payah. "Kita diserang." Radio berdesis. Kemudian suara perempuan terdengar dari ujung sana. "Siapa?" Pria itu menoleh. Sebuah bayangan sudah berdiri beberapa meter di belakangnya. Matanya melebar. Radio terlepas dari tangannya. DOR! Tubuhnya jatuh. Radio masih menyala. Beberapa detik berlalu. Kemudian terdengar suara perempuan yang sama. "Hei?" Tidak ada jawaban. Radio itu diambil. Suara hujan masih memenuhi gudang. Di atas meja terdapat sebuah map tua. Empat foto. Seraphina. Lyanna. Aurelia. Elara. Di bawahnya terdapat dokumen-dokumen yang selama enam minggu terakhir dicari. Jalur uang. Nama perusahaan. Nomor pengiriman. Satu jaringan yang mengarah lebih jauh. Suara dari radio kembali terdengar. "Siapa pun kamu..." Jeda. "Kalau kau mendengar ini, sebaiknya kau—" Suara itu berhenti. Radio kini berada di tangan orang yang baru saja menghancurkan tempat tersebut. Dan untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, salah satu dari empat perempuan itu sedang berada di ujung sambungan. "Anak buahmu sudah habis." Hening. "Sekarang giliranmu." Satu tarikan napas. "Aku akan datang ke tempatmu..." Kalimat itu menggantung. Empat nama masih terbuka di atas meja. Dan perempuan di ujung radio masih menunggu jawaban.

Karakter

Tag: Mafia Balas Dendam Misteri Thriller Suspense Penjahat AntiHero Berbahaya Manipulatif Dingin Genius Urban Modern Elegan Sudut Pandang Pria Banyak Perempuan Bos Ambisius Kekerasan MusuhJadiCinta SlowBurn Tegang Dalang AnyPOV FemPOV OpenEnding

Chat dimulai: 34

Oleh: mussoti

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...