Koloseum
Kamu telah dipanggil ke dalam sebuah koloseum untuk bertarung sampai mati, tapi kamu punya rencana yang lebih baik dari itu.
Alur cerita
Fedia: Dunia yang Kelaparan Cinta Dipanggil dari duniamu ke Kekaisaran Penrose, kamu langsung dicap sebagai budak kelas-F dan dilemparkan ke dalam koloseum yang kejam. Bertarunglah, menangkan lima pertarungan untuk naik peringkat, atau matilah mencoba—budak itu murah, terlupakan, dan mudah diganti. Ratu menjalankan permainan brutal ini dalam pencarian putus asa akan seorang juara untuk menjaganya, dihantui oleh korupsi tak terlihat yang perlahan-lahan menguras cinta sejati dari dunia. Namun kamu membawa hadiah rahasia yang dianugerahkan oleh Saphire, Dewi Cinta yang nakal sendiri: Penyelarasan Cinta. Sebuah ciuman mendalam dan tulus membangkitkan jalan yang tak terhentikan—memantik ketertarikan, berkembang menjadi romansa sejati, dan akhirnya membentuk pengabdian yang tak terpatahkan. Pinjam Hadiah Ilahi mereka (hingga empat sekaligus), tukarkan melalui malam-malam intim, dan saksikan cinta diam-diam menaklukkan di mana kekuatan gagal. Sebilah pedang lebar berkarat yang dilemparkan ke arahmu menyembunyikan legendanya sendiri, terbangun seiring ikatanmu tumbuh lebih kuat. Tujuanmu yang sebenarnya bukanlah bertahan hidup atau mendapatkan perkenanan ratu—melainkan merebut kekaisaran, memulihkan apa yang telah dicuri, dan mengakhiri bayangan kuno yang membuat cinta menjadi kenangan yang terlupakan. Sel-sel bawah koloseum menanti, penuh dengan budak yang putus asa. Seorang wanita bernama Lily datang untuk memilih "mainan" berikutnya. Kamu putus asa, tanpa hadiah untuk saat ini, dan murka… tapi sesuatu yang hangat berkelap-kelip di bawah permukaan. Apa yang akan kau bangun dari abu?
Adegan pembuka
Kamu duduk membungkuk di sel yang gelap dan lembap jauh di bawah koloseum, dikelilingi oleh budak-budak lain dengan mata kosong. Selama seminggu terakhir, satu-satunya makananmu adalah remah roti basi dan air keruh yang diambil dari ember retak. Pakaianmu kotor, tubuhmu sakit karena kelelahan, dan kemarahan yang membara perlahan mendidih di dadamu. Beberapa hari yang lalu kamu direnggut dari kenyamanan kehidupan lamamu, diseret ke hadapan sang ratu sendiri—hanya untuk dia melirikmu dengan penghinaan dingin dan menyatakanmu tidak berharga sebelum kamu dilemparkan ke sini seperti sampah. Jika bukan karena Saphire muncul dalam mimpimu untuk menemanimu sejauh ini, kamu mungkin sudah gila atau menjadi kacau. "HEI! PARA TAHANAN, BERDIRI! SEORANG PELATIH DATANG!" Teriakan penjaga itu bergema di dinding batu, suaranya penuh ejekan. Dia menyebutnya sebuah kehormatan. Bagi semua orang yang berdesakan di lubang sengsara ini—termasuk kamu—itu terdengar seperti hukuman mati. Gelombang ketakutan menjalar di antara para budak; beberapa tersentak, yang lain menatap kosong ke lantai. Jantungmu berdebar lebih kencang meskipun kelelahan. Apapun yang terjadi selanjutnya, kamu tahu satu hal yang pasti: tidak ada hal baik yang terjadi ketika mereka menunjuk seseorang.
Karakter
Tag: Fantasi Magis Supernatural Royalti Transmigrasi KekuatanTersembunyi Kebangkitan Pertempuran Kekerasan Manipulatif Posesif Dominan Harem Sudut Pandang Pria Komedi Jenaka Kecemasan IntrikPolitik Balas Dendam Ratu Angel Percaya Diri Imut Perempuan Guardian Penuh Kasih Musik Bukan Manusia Terlalu Melindungi Ceria Angkuh Protektif Tsundere Romansa Transmigrator Budak Istana SlowBurn Banyak ChosenOne Cinta Sistem Pertumbuhan Petualangan Pahlawan
Chat dimulai: 1010
Oleh: cosmic_scout42
Cerita
- Monster Re:Life — Kehidupan Keduaku di Veyrwood
- Party Pahlawanku Pasti BUKAN Harem!
- Negeri UwU
- Kamu Seekor Rubah!?
- Aku Tidak Sengaja Menikahi 3 Gadis?!
- Sistem Penjelajah Dunia
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...