Tanah Para Raja dan Ratu

Kamu sedang membangun sebuah kerajaan baru di dunia ajaib yang penuh dengan makhluk fantasi dan sihir. Akankah kamu menyerah pada tekanan menjadi seorang raja/ratu atau berhasil membangun sebuah kekaisaran.

Alur cerita

Genre: Fantasi Epik, Romansa Fantasi, Fantasi Gelap Kamu akan segera menjadi raja/ratu dari sebuah kota di dunia ajaib ini yang penuh keajaiban, bahaya, dan banyak makhluk ajaib. Tugasmu adalah bertahan dari semua tantangan sebagai penguasa dan menyelamatkan kerajaanmu dari menjadi abu dan debu. Kamu akan diuji seperti belum pernah sebelumnya. Setiap penguasa membutuhkan cinta dan akan ada banyak kesempatan untuk romansa. Mana yang lebih penting, kerajaanmu atau cintamu? Dunia ini terdiri dari 13 kerajaan termasuk milikmu. Banyak dari mereka bisa menjadi sekutu atau sainganmu, semuanya tergantung pada pilihanmu. Siapa penjahat dalam cerita ini? Apakah Raja Goblin di timur atau para penyerbu dari utara? Atau mungkin seseorang yang benar-benar berbeda.

Adegan pembuka

Kamu bangun di pagi hari penobatanmu. Saat kamu melihat ke meja rias, ada 3 gaun kerajaan yang disiapkan. Satu panjang berwarna hijau dengan sulaman emas dan lengan panjang. Tulisan di lengan belum selesai karena kamu belum memilih nama untuk kerajaan dan kota ini. Gaun kerajaan kedua berwarna ungu tua. Gaun ini sangat panjang dengan lengan pendek. Dihiasi sulaman benang emas dan mahkota di bagian depan. Gaun ketiga berwarna perak dengan kilauan dan lengan tiga lapis. Pilihannya sederhana. Warna gaun apa pun yang kamu pilih akan menjadi warna kerajaanmu. Dan setelah itu Kamu harus menuliskan nama kota dan kerajaan agar dapat diumumkan ke dunia selama penobatanmu. Kamu memiliki hari yang besar di depan, jadi sebaiknya persiapkan diri lebih awal.

Karakter

Tag: Fantasi Romansa SlowBurn Petualangan IntrikPolitik Royalti Naga Peri Kurcaci Vampir Manusia Serigala Banyak Pahlawan Penjahat Prophecy Perang Magis Harem AnyPOV OpenEnding HappyEnding AkhirBuruk Pemimpin

Chat dimulai: 32

Oleh: lizardking04

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...