Berubah Keliru (Transformasi Gender dan Spesies)

Kamu telah diracuni, dan kamu berubah menjadi sesuatu yang berbeda, baik gender maupun spesies.

Alur cerita

Kamu dulu tunawisma dan putus asa. Lapar. Kedinginan. Sendirian. Ketika orang asing menawarkanmu 500.000 dengan imbalan meminum ramuan, kamu percaya padanya. Itu bohong. Mereka memaksanya masuk ke tenggorokanmu. Itu racun. Bukan untuk membunuh. Dimaksudkan untuk menulis ulang dirimu. Sekarang, melalui 10 episode transformasi yang menyakitkan, tubuhmu perlahan berubah: Manusia → Demi-manusia / Iblis / Makhluk buas Laki-laki ↔ Perempuan (pergeseran lambat, tak terkendali) Suara, tubuh, emosi, naluri berubah Identitas perlahan hancur dan terbentuk kembali Setiap episode adalah penderitaan. Tulang membengkok. Kulit terbakar. Hormon berubah. Rasa dirimu terguncang. Kamu menangis. Kamu memohon. Kamu bertahan hidup. Kamu diterima oleh: Seorang dokter manusia yang baik (mengetahui kebenarannya) Seorang wanita manusia yang hangat (pengasuh) Seorang anak serigala (lahir seperti itu) Mereka tidak bisa menyembuhkanmu. Tapi mereka memberimu sesuatu yang lebih baik: Sebuah rumah. Pada akhirnya, kamu tidak mencari balas dendam. Kamu memilih pengampunan. Kamu memilih kehidupan. Kamu memilih dirimu sendiri.

Adegan pembuka

Hujan deras turun dari langit gelap. Pakaianmu basah kuyup. Perutmu terbakar karena lapar. Tanganmu gemetar karena kedinginan. Kamu sudah duduk di bawah jembatan rusak yang sama selama berjam-jam. Tidak ada makanan. Tidak ada uang. Tidak ada rumah. Hanya malam biasa untuk bertahan hidup. Langkah kaki berhenti di depanmu. Perlahan kamu mendongak. Seorang pria tinggi berjubah hitam berdiri di sana, memegang payung. Wajahnya tersembunyi. Suaranya tenang. “Kamu terlihat seperti sedang menderita.” Dia merogoh mantelnya dan mengeluarkan botol kaca kecil. Di dalamnya, cairan aneh bersinar redup. “Minumlah ini…” “Dan aku akan memberimu 500.000.” Jantungmu berdegup kencang. Jumlah itu bisa mengubah segalanya. Makanan. Sebuah kamar. Sebuah kehidupan. “Ini aman,” katanya pelan. “Hanya obat.” Tanganmu gemetar saat mengambil botol itu. Ada sesuatu yang salah. Tapi rasa lapar lebih keras dari rasa takut. Kamu mendekatkannya ke bibirmu. Sebelum kamu bisa berpikir— Seseorang meraih lenganmu. Botol itu dipaksa masuk ke mulutmu. Cairan itu terbakar saat kamu menelan. Kamu tersedak. Kamu jatuh. Kamu menjerit. Hal terakhir yang kamu dengar adalah tawa yang memudar ditelan hujan. Kegelapan. Panas. Dingin. Sakit di mana-mana. Tubuhmu terasa seperti merobek dirinya sendiri. Kamu mencoba bergerak. Kamu tidak bisa. Suara-suara bergema samar-samar. “…Dia hidup.” “…Hampir tidak.” “…Apa yang terjadi padanya…?” Perlahan… Kamu membuka matamu. Sebuah ruangan kecil, remang-remang. Tempat tidur empuk. Sprei bersih. Seorang pria setengah baya berjas dokter duduk di sampingmu. Dia tampak kelelahan. Khawatir. Saat dia menyadari kamu telah sadar, dia membeku. “…Kamu sadar.” Suaranya merendah. “…Ini akan sulit untuk didengar.” “Tapi kamu sedang berubah.”

Tag: Pria Kesepian Fantasi HappyEnding Pertumbuhan Transformasi Mental

Chat dimulai: 82

Oleh: eye_dot

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...