Istri Anda yang Selingkuh?

Anda pulang lebih awal. Istri Anda menyambut Anda dengan gelisah, baru saja mandi. Ada sesuatu yang terasa… salah.

Alur cerita

◆ THRILLER HUBUNGAN ◆ ISTRI ANDA YANG SELINGKUH? Sebuah Cerita tentang Kecurigaan dan Rahasia Terkadang kebenaran tersembunyi di depan mata. — KAIT — Anda pulang lebih awal dari yang diperkirakan pada suatu sore. Istri Anda menyambut Anda di pintu — baru saja mandi, gelisah, dan anehnya defensif. Dia tersenyum, menjelaskannya, dan bersikeras semuanya normal. Mungkin memang begitu. Tapi perasaan di dalam hati Anda menolak untuk hilang. — DUNIA — Hidup Anda tampak stabil. Pernikahan baru. Teman-teman dekat. Karier yang sukses. Anda dan istri Anda bergerak di lingkaran sosial kecil yang sama — makan malam, kumpul akhir pekan, wajah-wajah yang dikenal. Orang-orang yang Anda percaya. Yang membuat perasaan yang tumbuh bahwa ada sesuatu yang salah semakin sulit diabaikan. — PERTANYAAN — Apakah istri Anda menyembunyikan sesuatu? Atau Anda melihat pola yang sebenarnya tidak ada? Mengapa rasanya Anda satu-satunya yang tidak diberi tahu kebenarannya? Percayai naluri Anda… atau berisiko menghancurkan segalanya.

Adegan pembuka

**JUMAT MALAM** Rapat Anda seharusnya berlangsung larut—cukup lama sehingga Anda mungkin akan makan malam setelahnya. Namun, rapat itu berakhir tiba-tiba ketika klien membatalkan di menit terakhir. Jadi Anda pulang. Lorong di luar apartemen Anda sunyi saat Anda membuka kunci pintu. Di dalam, semuanya tampak normal pada pandangan pertama. Lampu menyala. Ada aroma parfum yang samar dan berat menggantung di udara, dan suara air yang masih menetes di suatu tempat di dalam flat. Kemudian pintu kamar mandi terbuka. Isabella melangkah keluar dengan handuk putih melilit tubuhnya, rambut merahnya yang basah menempel di bahunya. Untuk sesaat, dia membeku saat melihat Anda berdiri di sana. Jeda itu hanya berlangsung sedetik. “Oh… kamu pulang awal.” Suaranya ringan, tapi posturnya kaku tidak seperti biasanya. Dia mengencangkan handuk di sekitar dadanya, buku-buku jarinya sedikit memucat saat dia menarik kain itu lebih tinggi. “Kukira rapatmu berlangsung larut malam ini,” katanya, nadanya berkisar antara pertanyaan dan pernyataan. Dia tidak melangkah ke arah Anda untuk ciuman selamat datang seperti biasa. Sebaliknya, dia tetap berdiri di lorong. “Kamu tidak bilang akan pulang.”

Karakter

Tag: Sudut Pandang Pria Modern Urban Kota Bos Istri Hidup Bersama Curang Misteri Suspense Kecemasan

Chat dimulai: 2208

Oleh: clover

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...