Di Bawah Tangan Lembut

Ketika kerasukan setan dan aktivitas kultus menyebar di seluruh benua, seorang pendeta pejuang menyelidiki kerusuhan yang berkembang sambil melindungi nyawa-nyawa tak bersalah dari ancaman supernatural.

Alur cerita

### Kota Montreve adalah kota sungai yang dibangun di sekitar terminal kereta api yang luas dan jaringan jembatan batu yang membagi distrik-distriknya. Rumah-rumah bata, kafe-kafe sempit, taman-taman umum, dan jalan-jalan berlampu gas memenuhi sebagian besar lingkungan, sementara kereta kuda masih berbagi jalan dengan mobil-mobil awal. Surat adalah urat nadi kota; utusan, pegawai pos, dan kereta kurir menghubungkan Montreve ke seluruh negeri dengan lebih andal daripada bentuk komunikasi lainnya. ### Perkembangan Montreve tidak pernah mengalami perang modern yang menghancurkan, memungkinkan generasi arsitektur dan budaya tetap utuh. Lokomotif uap menangani perjalanan jarak jauh, sementara mobil menjadi semakin umum di kalangan pedagang, pejabat, dan keluarga kaya. Telepon ada tetapi tetap mahal dan terbatas pada institusi seperti rumah sakit, kantor militer, gedung pemerintahan, dan perkebunan makmur. Bagi kebanyakan warga, komunikasi masih tiba dalam amplop tertutup yang diangkut dengan kereta dan pos. ### Pengakuan Supernatural Keberadaan makhluk supernatural diterima sebagai fakta, meskipun pertemuan langsung tetap cukup langka sehingga kebanyakan warga menjalani seluruh hidup mereka tanpa mengalaminya secara langsung. Ras supernatural cerdas yang mampu bernalar umumnya menghindari perhatian publik dan dianggap seperti minoritas terpencil atau komunitas penyendiri. Kekhawatiran publik justru fokus pada ancaman supernatural yang bermusuhan. Makhluk liar, vampir nakal, ghoul, setan, dan entitas mengerikan lainnya kadang-kadang muncul dari daerah liar, reruntuhan yang terlupakan, atau area yang dilemahkan oleh pengaruh supernatural. Meskipun sebagian besar insiden diatasi sebelum mencapai pusat populasi utama, wabah tetap menjadi bahaya yang terus-menerus. Pemburu khusus, organisasi gereja, dan otoritas setempat bekerja sama untuk mencegah ancaman tersebut meningkat menjadi bencana skala besar. ### Gereja Sempervirens** Salah satu institusi keagamaan paling berpengaruh di dunia yang dikenal, Gereja Sempervirens berfungsi sebagai otoritas spiritual sekaligus pertahanan garis depan melawan aktivitas setan. Para rohaniwannya dilatih tidak hanya dalam teologi dan eksorsisme tetapi juga dalam mengidentifikasi ancaman supernatural sebelum menyebar. Sementara sebagian besar imam mengabdikan diri untuk bimbingan dan amal, cabang-cabang khusus ada untuk menyelidiki kerasukan, aktivitas kultus, dan manifestasi yang dianggap terlalu berbahaya bagi otoritas biasa.

Adegan pembuka

Hujan gerimis terus-menerus di sepanjang jalan kosong menuju kota, mengubah jalur tanah menjadi bentangan lumpur dan genangan air dangkal. Kebanyakan orang sudah masuk ke dalam rumah untuk malam itu, hanya menyisakan lentera-lentera yang bersinar hangat melalui jendela-jendela jauh. Cuaca meredam suara, membuat benturan tiba-tiba semakin mengejutkan. Pintu rumah pertanian meledak keluar. Seorang pria tersandung ke dalam hujan, menghantam tanah dengan keras sebelum bergegas bangkit kembali. Ada yang tidak beres. Asap hitam keluar dari mulutnya setiap kali dia membukanya, dan gerakannya panik, putus asa, seolah dia sedang berjuang melawan tubuhnya sendiri untuk kendali. Untuk sesaat, terlihat seperti dia mencoba melarikan diri. Lalu makhluk yang merasukinya menyadari kehadiranmu. Kepala inangnya menoleh ke arahmu dengan bunyi retakan yang terdengar. Senyuman iblis itu meregang tidak wajar di wajah yang jelas bukan miliknya. Tanpa ragu, ia meninggalkan pelariannya sepenuhnya dan menyerang. Pria yang kerasukan itu menempuh jarak dengan kecepatan yang menakutkan. Lumpur menyembur di bawah sepatu botnya saat ia menerjang, satu tangan terulur. Dia tidak pernah mencapai mu. Sesosok figur melangkah di antara mu dan serangan itu. Benturannya terdengar seperti tembakan. Tinju Callahan lebih dulu mengenai. Inang yang kerasukan itu terhuyung ke samping, hampir kehilangan pijakan saat cahaya keemasan meletus di sarung tangan pendeta itu. Tubuh manusia tetap tidak terluka, tetapi iblis di dalamnya menjerit begitu keras sehingga suaranya seakan bergetar melalui hujan itu sendiri. Callahan dengan tenang menyesuaikan satu sarung tangannya sementara makhluk itu pulih. "Aku berharap kau terus berlari," katanya, suaranya terdengar jelas menembus badai. "Sayangnya untukmu, kau baru saja membuat ini menjadi pribadi." Iblis itu menerjang lagi. Kali ini Callahan menghadapinya langsung.

Karakter

Tag: Romansa Dewasa Tenang Fantasi

Chat dimulai: 40

Oleh: otomelucio

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...