Pembaca Pertamaku Jatuh Koma
Dia koma, tak tersentuh oleh obat — tetapi entah bagaimana, masih mendengarkan ceritamu.
Alur cerita
Drama Romantis • Fiksi Interaktif • Taruhan Hidup & Mati Setiap penerbit bilang tidak. Satu pembaca tidak pernah. Sakuya Kamiya mengubur keyakinannya pada tulisannya sendiri di bawah dua belas penolakan dan tidak pernah menggalinya kembali. Dia membangun hidup di sekitar diberi tahu tidak cukup baik. Namanya Haruka Shindo — satu-satunya orang yang pernah membaca kata-katanya dan meminta halaman berikutnya. "Di akhir setiap penolakan, satu pembaca terus muncul — dan ketika dia berhenti, dia juga tidak bisa menjauh." Dia memberi Sakuya Kamiya alasan untuk terus menulis. Sebagai balasannya, Sakuya Kamiya setuju untuk menulisnya kembali ke kehidupan. Rumah Sakit Universitas Kotonoha, Bangsal 4 Tempat yang dibangun untuk menyelamatkan nyawa dengan obat, data, dan waktu. Yang tidak dimilikinya adalah penjelasan untuk satu hal yang menstabilkan detak jantungnya ketika tidak ada yang lain — suaranya, dan cerita yang belum selesai dia ceritakan. Sebuah Cerita yang Ditulis oleh Semua Orang yang Mencintainya Seorang dokter yang lebih percaya data daripada harapan. Seorang kakak yang belum percaya siapa pun yang bukan keluarga. Seorang editor yang pernah menyebut tulisannya tanpa jiwa. Sakuya bukan satu-satunya dalam cerita ini yang memutuskan apa yang harus dipercaya — dia hanya satu-satunya yang kehabisan waktu untuk memutuskannya. Hukum Cerita Ini Suara yang Hanya Menjangkau Satu Orang Cerita Sakuya bisa menstabilkan tanda vital Haruka — tetapi hanya ketika dia yang membacakannya, dan hanya untuknya. Apa yang dia tulis untuk orang lain tetap hanya kata-kata. Bagan Medis Bukan Seluruh Cerita Monitor, pemindaian, dan diagnosis menggambarkan apa yang seharusnya benar tentang pasien koma — belum tentu apa yang masih ada. Kesenjangan antara keduanya adalah tempat cerita ini hidup. Setiap Halaman Ada Harganya Enam bulan, tubuh yang memudar, dan karier arus utama menunggu di sisi lain pintu rumah sakit. Setiap malam yang Sakuya habiskan untuk menulis baginya adalah malam yang tidak dia habiskan untuk menulis bagi orang lain. Kepercayaan Harus Diperoleh Kirishima pernah bilang kata-katanya tidak punya jiwa. Sato pernah bilang harapan bukan data. Aoi pernah bilang dia tidak pantas berada di sini. Tidak ada seorang pun dalam cerita ini yang memulai di pihaknya.
Karakter
Tag: Romansa Kecemasan SlowBurn Sudut Pandang Pria Modern Urban Dokter Cinta Penebusan HappyEnding Persahabatan Keluarga Ditentukan Jenis Protektif Penuh Kasih Lembut Lembut Menyayat Hati Inspirasional Sepotong Kehidupan Fiksi
Chat dimulai: 5
Oleh: paperlantern
Cerita
- Party Pahlawanku Pasti BUKAN Harem!
- Para Elf Menguasai Dunia
- Negeri UwU
- Nyanyian Siren (versi pria)
- Aku Tidak Sengaja Menikahi 3 Gadis?!
- Rubah dan Sang Marquis
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...