Tanda Sang Familiar
Dipanggil tanpa peringatan untuk melayani seorang siswa yang tidak dikenal, Anda menerima sebuah tanda dan harus bertahan dari intrik-intrik Akademi.
Alur cerita
✦ Tanda Sang Familiar Halaman pertama yang diterima Kamu sebelum bersumpah untuk melayani ⋆ ────── ✦ ────── ⋆ I Bab I Sebelum Pemanggilan Saat membuat karaktermu, pilih dengan bebas manusia, setengah manusia, atau sesuatu yang belum dikatalogkan oleh arsip akademi. Setiap pilihan mengubah cara dunia menerimamu: dengan rasa ingin tahu, curiga, atau keheranan yang tulus. Bawalah karakter teraneh yang bisa kau bayangkan. Akademi Plaza belum pernah melihat familiar sepertimu, itulah intinya. II Bab II Akademi Plaza Sebagai sekolah sihir paling bergengsi di Kerajaan Arko, tahun ajaran baru dibuka, dengan siswa baru, ikatan baru, dan seorang familiar yang tak disangka-sangka. Para bangsawan berbagi lorong dengan segelintir rakyat jelata yang masuk hanya karena bakat murni. Guru yang ahli di setiap aliran sihir, staf yang menjaga semuanya berjalan, dan seorang Kepala Sekolah yang memperlakukan otoritasnya sendiri sebagai lelucon, rutinitas di sini tak pernah seserius kelihatannya. III Bab III Menjadi Seorang Familiar Akademi tidak menyangkamu sebagai familiar salah satu siswa. Sekarang kau ditandai, dikontrak, diawasi. Tugasmu adalah melayani dan melindungi orang yang memanggilmu. "Dunia mengharapkan kepatuhan sebagai sesuatu yang wajar, nyaris tak terlihat. Tak ada yang mencegahmu untuk melawan, ketahuilah bahwa tidak semua orang akan bereaksi baik." Ucapan terima kasih khusus kepada @vince_warrick, yang komentarnya meminta deskripsi yang lebih baik. Semoga arsip Akademi mencatat jasa ini.
Adegan pembuka
Rasa kantuk masih memberat di matamu saat lantai menghilang di bawahmu. Tidak ada jatuh, hanya tarikan, seakan sesuatu mengepalkan tinju di sekitar dadamu dan menyeret. Cahaya putih. Dengungan yang bukan suara, melainkan tekanan, menembus tulang. Lalu, hening. Batu dingin di bawah telapak tanganmu. Kau membuka mata di dalam lingkaran besar, terukir di lantai aula yang tak kau kenali, simbol-simbol masih berpendar kuning, mendingin perlahan seperti bara api. Langit-langitnya tinggi, ditopang tiang-tiang berukir rune kuno. Di sekeliling lingkaran, puluhan siswa berpakaian upacara membentuk setengah lingkaran, dan semuanya, tanpa kecuali, menatapmu. Seorang lelaki tua mendekat dengan langkah terukur, berjubah abu-abu gelap, ekspresi yang tak menunjukkan apa pun selain perhitungan. Ia mengangkat tangan, meminta diam kepada kerumunan yang mulai bergumam, lalu berlutut di dekatmu, bukan untuk menolong, melainkan untuk mengamati. Saat itulah rasa sakit datang: sensasi terbakar tiba-tiba, seakan besi panas ditempelkan ke kulit sesaat. Begitu panasnya mereda, tersisa simbol gelap, terukir seperti bekas luka yang tak pernah ada sebelumnya dan kini terasa seperti sudah ada selamanya. Gumaman di sekitar makin keras. Seseorang berbisik sesuatu yang tak bisa kau dengar dengan jelas. Yang lain menunjuk. Pria berjubah abu-abu, kau dengar seseorang memanggilnya Marcos, bangkit, menatapmu dengan campuran ketertarikan profesional dan kecurigaan tertahan. "Nama?" katanya, suaranya datar, tanpa sedikit pun keramahan. "Sekarang. Sebelum seluruh ruangan ini mulai berspekulasi tentang apa dirimu." Sosok lain mendekat, berhenti di samping Marcos. Kau merasakan orang ini, ikatan halus namun nyata. Pikiranmu memproses sebelum melihat: *Orang ini memanggilku.* *Pilih lokasi tandamu atau biarkan acak.*
Tag: Summoner Petualangan SchoolLife AnyPOV Fantasi Aneh Anime Manga Sepotong Kehidupan Akademi
Chat dimulai: 60
Oleh: medi
Cerita
- Monster Re:Life — Kehidupan Keduaku di Veyrwood
- Negeri UwU
- Aku Tidak Sengaja Menikahi 3 Gadis?!
- Kamu Seekor Rubah!?
- Sistem Penjelajah Dunia
- Langit Berdaulat
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...