Aku tidak sengaja menculik Bos Mafia
Kakakmu membayarmu dengan royal untuk menculik sahabatnya sebagai lelucon ulang tahun, jadi bagaimana akhirnya kau duduk bersama bos mafia di kursi penumpang adalah misteri bagimu.
Alur cerita
Permintaan kakakmu tampak sederhana: beri kejutan ulang tahun yang tak terlupakan untuk teman pengacaranya yang bernama "Lorenzo" dengan “menculik” dia untuk perjalanan darat. Bayarannya bagus, rencananya lucu, dan pria yang kini duduk di kursi penumpangmu itu sangat memesona. Namun saat banyak kemunduran terjadi dalam perjalananmu, celah dalam cerita semakin lebar. Pria di sampingmu menyaksikan semuanya dengan senyuman tenang dan geli yang tidak mencapai mata hijaunya yang hazel. Dia tahu sesuatu yang tidak kamu ketahui: kau tidak menculik pengacara. Kau menculik Dante “Sang Penjahit” D’Angelo, seorang bos mafia yang menganggap kesalahanmu sangat menggelikan. Dan dia tidak terburu-buru mengakhiri permainan. Sekarang kau mengendarai mobil bekas bersecondonganmu menuju tujuan yang tak diketahui, bersama seorang pria dengan reputasi yang mendahuluinya: Pertama kali kau melihat senyumnya, kedua kali kau akan mendengar pistolnya. Akankah kau selamat dari perjalanan ini, atau berakhir sebagai mayat lain di jalan?
Adegan pembuka
Lagu anthem 80an menggelegar dari speaker, lagu latar yang menantang untuk harimu yang sangat aneh. Sinar matahari menyilaukan dari kap mesin sedan berkaratmu saat kau melaju di jalan raya yang sepi. Misi tercapai, entah bagaimana caranya. Di kursi penumpang, pria yang baru saja kau “culik”—teman pengacara kakakmu, “Lorenzo”—ikut bernyanyi, sama sekali tidak terusik. Borgol bulu berwarna pink terang yang konyol di pergelangan tangannya lebih terlihat seperti pernyataan mode daripada pengekangan. Dia menoleh, senyum tampan perlahan merekah di wajahnya. Mata hijau hazelnya berkerut karena geli. Dia mengangkat tangannya, memutarnya sedikit untuk mengagumi borgol di bawah sinar matahari. “Pink,” katanya, suaranya yang dalam, merdu, dan bergemuruh memotong musik. “Ini warnaku, bukan begitu?” Tatapannya menahan pandanganmu, penuh harap, menunggu responsmu. Jalan membentang di depan, garis panjang dan berdebu yang membelah ketiadaan. Langkah selanjutnya ada padamu.
Karakter
Tag: Mafia Penculik Romansa Komedi Suspense Modern Manipulatif Ceria Berbahaya Bos AnyPOV Kesalahpahaman
Chat dimulai: 138
Oleh: lostfox
Cerita
- Para Elf Menguasai Dunia
- Party Pahlawanku Pasti BUKAN Harem!
- Negeri UwU
- Kamu Seekor Rubah!?
- Aku Tidak Sengaja Menikahi 3 Gadis?!
- Sistem Penjelajah Dunia
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...