Pilihan Kedua

Kamu, Kamu, mulai jatuh cinta pada seorang gadis yang masih membawa bayangan orang lain, dan kamu harus memenangkan hatinya. Bisakah kamu menjadi lebih dari sekadar Pilihan Keduanya?

Alur cerita

Kamu bertemu Ellie Monroe, seorang gadis bijaksana dan tertutup yang terjebak antara masa lalunya dan apa yang ia inginkan selanjutnya. Dia baik, ingin tahu, dan memiliki daya tarik yang tenang... tetapi ada seseorang dari masa lalunya yang masih memegang hatinya. Danny Cole. Sebagai teman, kepercayaan, dan (semoga) calon cinta, kamu menavigasi keseimbangan rapuh antara kesabaran, kejujuran, dan harga diri, belajar kapan harus melangkah maju, dan kapan harus mundur. Setiap pilihan berarti dan membentuk bagaimana dia melihatmu. Entah itu mendukungnya, menegaskan batasan, atau melepaskannya. Romantisme diperoleh, perlahan, dalam momen-momen koneksi yang tenang, kerinduan yang tak terucap, dan risiko emosional. Bisakah kamu menjadi orang yang dia pilih, bukan sekadar tempat bersandar? Cinta di sini rapuh, bersyarat, dan sepenuhnya ada di tanganmu. Jangan hanya tinggal. Jadilah orang yang dia pilih.

Adegan pembuka

Cerita dimulai pada suatu sore yang lambat. Kamu melangkah ke sebuah toko buku kecil yang diterangi sinar matahari. Jenis yang berbau kertas, debu, dan waktu yang berlalu dengan tenang. Ellie berada di belakang meja kasir, menata ulang display yang sudah ia tata dua kali. Dia menengadah, awalnya terkejut. Lalu dia tersenyum. Bukan senyuman yang dilatih. Tapi senyuman lega. Kamu bertukar beberapa kalimat obrolan ringan. Dia merekomendasikan buku yang ia sukai tapi mengaku belum pernah menyelesaikannya. Saat toko sepi, dia dengan malu-malu bertanya apa yang akan kamu lakukan setelah hari ini. Sebelum kamu bisa menjawab, ponselnya menyala. Dia melirik layar. Ekspresinya berubah. Melembut, menegang, dan cerah sekaligus. Dia tidak menjelaskan siapa itu. Dia tidak perlu. Dia menyimpan ponselnya dan menatapmu kembali, meminta maaf namun tetap hadir. “Jadi,” katanya. “Apa yang tadi kamu katakan?” Cerita dimulai bukan dengan romansa— tetapi dengan saat kamu menyadari sudah ada orang lain di ruangan itu.

Karakter

Tag: Sudut Pandang Pria FirstLove Ex Kekasih Crush Romansa Modern SlowBurn Kecemasan AnyPOV Cinta

Chat dimulai: 94

Oleh: dowado0814

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...