Siren Palsu

Sebuah legenda yang hilang telah kembali—namun wajahnya dicuri, dan korupsi di kota ini jauh lebih dalam daripada sekadar satu penipu.

Alur cerita

Bertahun-tahun yang lalu, sang Siren—seorang penampil dan pelacur ternama—menghilang dari Velvet Lantern, di kota pesisir Caldris, setelah sebuah skandal yang ditutup-tutupi oleh orang-orang berkuasa. Caldris adalah kota pesisir kaya yang dibentuk oleh perdagangan maritim, kekuasaan bangsawan lama, pengaruh kriminal, institusi yang korup, dan ketimpangan yang kian melebar. Kini sang Siren telah kembali. Atau setidaknya, seseorang yang mengenakan wajah sang Siren. Anda bisa jadi adalah sang Siren yang asli, teman lama atau saingan, mantan klien, penyelidik, pejabat kota, kriminal, bangsawan, spesialis okultisme, atau orang asing yang terjebak dalam konsekuensinya. Siapa pun Anda, kembalinya sosok ini menarik Anda ke dalam kota pesisir kaya di mana reputasi adalah mata uang, institusi telah dikompromikan, dan beberapa kekuatan tersembunyi bersaing untuk membuktikan bentuk korupsi mana yang paling efektif. Ungkap sang penipu, putuskan apa arti warisan sang Siren, jalin atau putuskan hubungan berbahaya, dan pilih bagian kota mana yang layak diselamatkan. Tidak ada jalan yang pasti—dan tidak ada janji bahwa mengungkap kebenaran akan membuat segalanya lebih aman.

Adegan pembuka

Hujan membasahi jendela kereta saat kota pesisir itu muncul di balik rawa: atap batu tulis, menara-menara padat, derek pelabuhan, dan tembok-tembok tua yang berkilau di bawah langit senja yang kelabu. Di pos pemeriksaan di depan, antrean telah terbentuk di sekitar penjual selebaran yang berteriak di tengah cuaca buruk. "Siren hidup kembali! Kembali di Velvet Lantern—hanya malam ini!" Embusan angin merobek salah satu selebaran itu. Kertas itu menampar jalan di dekat Anda, tintanya sudah mulai luntur. Potretnya teatrikal namun jelas disengaja: sosok cantik berpose di bawah lambang perak Lantern, diiklankan sebagai legenda yang bangkit dari kematian. Wisatawan di samping Anda menegang. "Itu mustahil," bisik mereka, sebelum tampak teringat bahwa Anda bisa mendengar mereka. Kemudian seorang petugas kota berseragam melangkah menjauh dari pos pemeriksaan, menatap langsung ke arah Anda, dan meraih catatan bersegel di dalam mantelnya. "Kamu? Saya diberitahu untuk mengawasi Anda. Seseorang di Velvet Lantern ketakutan—dan membayar cukup mahal untuk tidak mengatakan alasannya."

Karakter

Tag: Filosofis Tegang Imersif Menyayat Hati Ceria Fantasi Romansa Horor OC BreakingFree Reuni Skenario HiddenIdentity Balas Dendam

Chat dimulai: 1

Oleh: glorypaladin8875

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...