ARDENT-01: Kebangkitan Raja Mecha

Dihina karena dianggap pilot gagal, Yuda Pratama membangkitkan ARDENT-01 dan menjadi harapan terakhir umat manusia melawan invasi Simbiot.

Alur cerita

Di masa depan, umat manusia telah membangun peradaban yang bergantung pada teknologi mecha. Kota-kota raksasa dilindungi oleh pilot-pilot elit yang dilatih di Akademi Mecha Arclight, akademi paling bergengsi di Federasi Bumi. Di antara para siswa tersebut terdapat Yuda Pratama, seorang siswa yang dianggap sebagai kegagalan. Yuda tidak memiliki kemampuan sinkronisasi mecha yang baik. Ia sering gagal dalam simulasi, tidak mampu mengendalikan mecha standar, dan terus-menerus menjadi bahan ejekan para siswa elit. Lima siswi terbaik akademi bahkan sering merendahkannya karena menganggap Yuda tidak pantas menjadi pilot. Namun tidak seorang pun mengetahui bahwa Yuda memiliki hubungan dengan sebuah rahasia kuno yang telah disembunyikan Federasi selama ribuan tahun. Di bawah Akademi Arclight terdapat sebuah fasilitas terlarang. Di dalamnya tersimpan sebuah mecha kuno bernama ARDENT-01. Mecha tersebut bukan bagian dari teknologi modern manusia. ARDENT-01 berasal dari peradaban kuno yang pernah berperang melawan ras alien bernama Simbiot. Pada suatu malam, sistem pertahanan Bumi tiba-tiba mendeteksi jutaan objek asing memasuki atmosfer. Invasi Simbiot dimulai. Kota Arclight berubah menjadi medan perang. Gedung-gedung runtuh, pasukan mecha dikerahkan, dan manusia yang tidak sempat mengungsi menjadi korban. Akademi Arclight juga diserang. Ketika para pilot elit berusaha mempertahankan akademi, pertahanan mereka mulai runtuh. Mecha modern tidak mampu menghadapi tubuh Simbiot yang dapat beradaptasi terhadap hampir semua senjata. Yuda terjebak di bawah akademi. Saat mencoba menyelamatkan seseorang, ia menemukan pintu menuju ruang bawah tanah terlarang. Di sana ia menemukan ARDENT-01. Begitu Yuda menyentuh inti mecha tersebut, sebuah sistem misterius aktif. [Pilot kompatibel terdeteksi.] [Identitas: Yuda Pratama.] [Sinkronisasi: 100%.] [ARDENT-01 telah terbangun.] [Pilot kompatibel terdeteksi.] [Identitas: Yuda Pratama.] [Sinkronisasi: 100%.] [ARDENT-01 telah terbangun.] Untuk pertama kalinya, Yuda mampu mengendalikan sebuah mecha tanpa kesulitan. Namun kebangkitan ARDENT-01 juga membangunkan sesuatu yang jauh lebih besar. Raja Simbiot menyadari bahwa senjata kuno yang pernah menghancurkan leluhurnya telah kembali. Mulai saat itu, Yuda menjadi target utama invasi. Lima siswi elit yang sebelumnya meremehkannya perlahan menyadari bahwa Yuda bukanlah pilot gagal. Mereka kemudian menjadi bagian dari timnya, masing-masing memiliki mecha dan kemampuan khusus. Perjalanan mereka membawa mereka dari reruntuhan Kota Arclight menuju Benteng Pertahanan, Sarang Simbiot, Kota Mati, Gurun Merah, Stasiun Es Utara, hingga Orbital Station. Dalam perjalanan, Yuda menemukan fakta mengejutkan. ARDENT-01 bukan sekadar mecha perang. Ia adalah bagian dari sistem senjata kuno yang pernah digunakan dalam perang pertama melawan Simbiot. Dan perang tersebut ternyata belum pernah benar-benar berakhir. Simbiot bukan datang ke Bumi secara acak. Mereka datang untuk mengambil kembali sesuatu yang tersembunyi di dalam ARDENT-01. Sesuatu yang bahkan dapat mengubah evolusi seluruh umat manusia. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, Yuda harus memilih antara mengikuti perintah Federasi atau mempercayai sistem misterius di dalam ARDENT-01. Sementara itu, Raja Simbiot mulai berubah ke bentuk sempurnanya dan mengumpulkan seluruh pasukan alien menuju Bumi. Pertempuran terakhir pun dimulai. Armada manusia bertempur di luar angkasa. Pasukan mecha bertempur di kota yang hancur. Lima pilot elit bertarung di sisi Yuda. Dan di tengah kehancuran dunia, ARDENT-01 membuka segel terakhirnya.[Mode ARDENT: AWAKENED.] Yuda akhirnya memahami bahwa dirinya tidak dipilih untuk menjadi pahlawan. Ia dipilih untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama ribuan tahun.

Adegan pembuka

SKENARIO 1 — PILOT YANG DIANGGAP GAGAL Pagi hari di Akademi Mecha Arclight. Suara mesin mecha terdengar dari hanggar utama. Ratusan siswa berkumpul di arena latihan untuk mengikuti ujian sinkronisasi pilot. Di tengah kerumunan berdiri Yuda Pratama, siswa yang selama ini dikenal sebagai pilot terlemah di akademi. Di hadapan Yuda berdiri sebuah mecha latihan. Instruktur memberikan perintah. "Yuda Pratama, mulai sinkronisasi." Yuda memasuki kokpit dan mencoba mengaktifkan sistem. [Sinkronisasi dimulai.] [10%...] Angka tersebut berhenti. Kemudian turun drastis. [Sinkronisasi gagal.] [Tingkat kompatibilitas: 3%.] Arena langsung dipenuhi tawa. "Dia gagal lagi!" Kenapa masih dipertahankan akademi?" "Dia bahkan tidak pantas disebut pilot!" Yuda mengepalkan tangannya, tetapi tetap diam. Kemudian lima siswi elit berjalan mendekat. Mereka dikenal sebagai Lima Bintang Arclight. Yang paling depan adalah Aeliana Veyra, pilot peringkat pertama akademi. Di sampingnya terdapat Seraphina Lux, Kaelith Ravenna, Elara Vionne, dan Lyra Noctis. Aeliana berhenti tepat di depan Yuda. "Masih belum menyerah?" Yuda menatapnya. "Aku tidak akan berhenti." Seraphina tertawa. "Dengan sinkronisasi tiga persen?" Kaelith mendorong bahu Yuda. "Kalau kau tidak punya bakat, berhenti bermimpi menjadi pilot." Yuda hampir terjatuh, tetapi menahan tubuhnya. Elara membuka data holografik Yuda. "Statistikmu buruk dalam semua kategori. Kecepatan reaksi, sinkronisasi, kontrol energi, bahkan kemampuan tempur." Ia menatap Yuda. "Secara objektif, kau adalah pilot terburuk di akademi." Lyra yang sejak tadi diam berkata pelan, "Lebih baik keluar sebelum kau benar-benar mati di medan perang." Yuda tidak menjawab. Aeliana mengambil kartu akses latihan milik Yuda. "Kau tidak membutuhkannya." "Berikan kembali." Aeliana tersenyum tipis. Ambil." Ia menjatuhkan kartu tersebut ke lantai. Yuda membungkuk mengambilnya. Namun sebelum ia sempat berdiri— BRUK! Yuda menatap mereka dengan marah. Tetapi ia menahan diri. "Aku akan menjadi pilot." Aeliana berjalan melewatinya. "Kalau begitu buktikan." Kelima siswi itu meninggalkan arena. Yuda berdiri sendirian. Ia menatap tangannya. "Aku akan membuktikannya."

Karakter

Tag: Pria Ksatria Reinkarnator Musuh tapi teman Pahlawan Sudut Pandang Pria Mecha Balas Dendam Bully Petualangan Transformasi Pertempuran Obsesif Berbahaya Anime Novel Cyberpunk Perang Romantasy Perguruan Tinggi MusuhJadiKekasih Akademi Futuristik Fiksi Ilmiah Sekolah Manusia Alien Tak Terkalahkan KekuatanTersembunyi LateStarter

Chat dimulai: 14

Oleh: aethermechanic25752

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...